<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Lorong Gelap dalam Bahasa</title>
	<atom:link href="http://afrizalmalna.wordpress.com/2008/04/29/lorong-gelap-dalam-bahasa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afrizalmalna.wordpress.com/2008/04/29/lorong-gelap-dalam-bahasa/</link>
	<description>Just Another Afrizal Malna</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2009 12:18:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: qzink666</title>
		<link>http://afrizalmalna.wordpress.com/2008/04/29/lorong-gelap-dalam-bahasa/#comment-14</link>
		<dc:creator>qzink666</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 22:34:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afrizalmalna.wordpress.com/2007/11/15/lorong-gelap-dalam-bahasa/#comment-14</guid>
		<description>Puisi Lorong Gelap Dalam Bahasa masuk dalam buku kumpulan puisi &quot;Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing&quot; yang  di tulis dalam rentang tahun 1998-2001. Mengenai ada kemiripan, itu tidak bisa dihindari mengingat antara satu dengan penyair lain memang saling menginspirasi.
Dan untuk buku Abad Yang Berlari, mohon maaf tidak bisa banyak membantu. Semoga mas Afrizal membaca komentar anda dan kemudian berbaik hati mengirim buku yang dimaksud, karena saya sendiri sama seperti anda, hanyalah salah satu penggemar beliau. 
Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Puisi Lorong Gelap Dalam Bahasa masuk dalam buku kumpulan puisi &#8220;Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing&#8221; yang  di tulis dalam rentang tahun 1998-2001. Mengenai ada kemiripan, itu tidak bisa dihindari mengingat antara satu dengan penyair lain memang saling menginspirasi.<br />
Dan untuk buku Abad Yang Berlari, mohon maaf tidak bisa banyak membantu. Semoga mas Afrizal membaca komentar anda dan kemudian berbaik hati mengirim buku yang dimaksud, karena saya sendiri sama seperti anda, hanyalah salah satu penggemar beliau.<br />
Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fairus</title>
		<link>http://afrizalmalna.wordpress.com/2008/04/29/lorong-gelap-dalam-bahasa/#comment-13</link>
		<dc:creator>fairus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 18:52:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://afrizalmalna.wordpress.com/2007/11/15/lorong-gelap-dalam-bahasa/#comment-13</guid>
		<description>mau tanya, mas. puisi lorong gelap dalam bahasa itu dibuat kapan, tahun berapa? saya melihat ada kemiripan dengan puisi sitok yang saya lupa judulnya dalam antologinya berjudul nonsens. persisnya pada kata &#039;kamar dalam perutku&#039;.
maaf mas, saya diam-diam sedang meresensi beberapa karya2 penyair2, termasuk mas afrizal. tapi untuk buku &quot;Abad yang berlari&quot; saya sudah mencarinya di beberapa perpus di jogja tapi ga ketemu, saya juga melakukan pencarian di soping tapi hasilnya sama.
mbok kalau ada referensi saya dikasih tahu, mas. syukur bisa ketemu langsung dengan mas afrizal.
sebenarnya saya sudah sering ketemu dengan mas afrizal tapi saya segan untuk menyapa dan mengajak ngobrol..
matur nuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tanya, mas. puisi lorong gelap dalam bahasa itu dibuat kapan, tahun berapa? saya melihat ada kemiripan dengan puisi sitok yang saya lupa judulnya dalam antologinya berjudul nonsens. persisnya pada kata &#8216;kamar dalam perutku&#8217;.<br />
maaf mas, saya diam-diam sedang meresensi beberapa karya2 penyair2, termasuk mas afrizal. tapi untuk buku &#8220;Abad yang berlari&#8221; saya sudah mencarinya di beberapa perpus di jogja tapi ga ketemu, saya juga melakukan pencarian di soping tapi hasilnya sama.<br />
mbok kalau ada referensi saya dikasih tahu, mas. syukur bisa ketemu langsung dengan mas afrizal.<br />
sebenarnya saya sudah sering ketemu dengan mas afrizal tapi saya segan untuk menyapa dan mengajak ngobrol..<br />
matur nuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
